SeLEBRASI
  • Firman Utina
    Kapten Timnas Indonesia

    “Saya harap Liga Pendidikan Indonesia konsisten dan terus ada, untuk menyaring bakat muda yang sebenarnya banyak sekali di negara kita.”

  • Wolfgang Pikal, Asisten Pelatih Timnas Indonesia

     "Ayo anak2, ttp latihan dan bermain di liga pendidikan Indonesia, makan yg banyak, jaga disiplin agar bisa menjadi pemain yg bagus dan suatu saat nanti menjadi pemain timnas kita kelak”

  • Dian Ayu
    Presenter Olahraga

    “Dengan adanya kompetisi sepakbola ini semoga pelajar Indonesia bisa mempersiapkan yang lebih baik dan meraih prestasi dengan maksimal. Semangat Liga Pendidikan Indonesia..semangat sepakbola Indonesia "

  • Yosef Tor Tulis
    Wartawan Sepakbola Senior

    “Dari Sabang sampai Merauke, semua gila bola.  Dengan basis pendidikan dan antar sekolah, Liga Pendidikan Indonesia bisa berkembang menjadi sangat dahsyat."

  • The Titans

    " Kami yakin LPI bisa menciptakan bintang sepakbola Indonesia & kami yakin banyak pelajar yang akan lahir menjadi pemain bola terbaik dari tiap daerah, Bravo Liga Pendidikan Indonesia!! "

  • Alfin Tuassalamony
    Timnas Sad U19

    Selaku perwakilan Tim SAD U-19, mengucapkan selamat berjuang bagi peserta yang mengikuti Liga Pendidikan Indonesia. Kembangkan pola permainan yang pintar, penuh strategi dan komitmen sesama tim untuk menjadi juara pada kompetisi terbanyak yang pernah ada di Indonesia

  • Sogi Indra Dhuaja
    Aktor, Presenter & Komedian

    "Seorang juara tidak hanya mampu mengalahkan lawan, tapi mampu mengalahkan diri sendiri. Salam juara untuk seluruh peserta LPI!"

  • Irfan Bachdim
    Timnas Indonesia

    "To all my friend in Liga Pendidikan Indonesia, I Want to say : You have to do what you want to do and follow your dream. Because your dream may come true. So just play smart and stay positive."

  • Tri Gustoro
    Sekjen Pssi

    "Bagi PSSI, keberadaan Liga Pendidikan ini sangat penting sekali sebagai upaya pembinaan usia dini. Kami sangat berharap liga ini bisa dikerjakan secara optimal, dan dapat menjadi salah satu sumber untuk mendapatkan pemain yang berkualitas"

  • Miea Kusuma
    Aktris & Presenter

    " Semoga Liga Pendidikan Indonesia bisa menjadi media penemuan bakat-bakat baru yang membawa perubahan, dan memajukan Sepakbola Indonesia. Tetap semangat, selalu sportif, dan Bravo Sepakbola Indonesia!! "

Kirim SMS KOMEN, Ketik LPIK [spasi] KOMENTAR sms ke 9931, Rp.500/sms

KEPANITIAAN
NASIONAL
Stadion Gelora Bung Karno
Pintu 9 Koridor SQUASH
Senayan, Jakarta 10023
Telp : (021) 5785 2859
Fax : (021) 5785 4049
email : info@ligapendidikan.com

Teknik Menggocek Bola

Share |

Disamping mengumpan, menggiring (dribbling) juga penting. Sebab, tidak selamanya Anda bisa mengumpan. Ketika Anda tidak menemukan teman yang bisa diumpan. Anda harus menggiring. Demikian pula ketika mengumpan akan berakibat offside, Anda bisa jadi harus menggiring. Menggiring pada dasarnya dibedakan menjadi dua: closed dribbling dan speed dribbling. Closed dribbling dilakukan dengan kontrol penuh atas bola, dilakukan ketika bola tidak benar-benar aman dari lawan kita. Pada closed dribbling, bola tidak boleh berada lebih dari 1 meter didepan kaki kita. Adapun speed dribbling hanya memiliki satu tujuan: kecepatan. Pada speed dribbling, kita menggiring bola dengan berlari secepat-cepatnya. Bisa dilakukan dengan menendang bola kedepan lalu kita kejar sekuat-kuatnya. Namun syaratnya, kita benar-benar bebas dari tekanan lawan.

Yang tidak bisa dipisahkan dari teknik menggiring adalah teknik menggocek (move). Menggocek dilakukan untuk menipu alias menghilangkan keseimbangan lawan atau sekadar untuk membuyarkan konsentrasi lawan.

Bagaimana menggiring dan menggocek yang baik, berikut ini beberapa tips praktis untuk itu.
Pertama: Jika Anda ingin membawa bola dengan cepat ke daerah kosong (tidak ada lawan), lakukanlah speed dribbling yakni dengan menendang bola lalu mengejarnya. Namun jika Anda membawa bola di sekeliling lawan, lakukanlah closed dribbling yakni dengan senantiasa menjaga agar bola tidak lebih dari setengah meter di depan Anda. Dalam melakukan closed dribbling, jangan menambah kecepatan dengan cara memperlebar langkah kaki Anda atau mendorong bola lebih jauh ke depan, akan tetapi tingkatkanlah frekuensi langkah kaki Anda.
Kedua: Jangan terlalu banyak menggiring di sepertiga lapangan Anda. Anda boleh lebih leluasa menggiring di sepertiga lapangan lawan.
Ketiga: Sewaktu menggiring, jika lawan membayangi Anda dari samping maka teknik berbalik (turning) seringkali bisa membantu Anda mengecohnya.
Keempat: Ketika Anda membawa bola dan ada lawan di depan Anda, sangat baik jika Anda tidak tergesa-gesa mengumpankan bola padahal Anda masih jauh darinya. Giringlah bola terlebih dahulu mendekati sang lawan, dan pada saat yang seakhir mungkin umpankanlah bola kepada teman. Dengan demikian, sang lawan pasti akan terlambat untuk bisa mengantisipasi bola tersebut. Namun, jika Anda terlambat dalam mengumpan maka sangat mungkin lawan akan bisa merebut bola dari kaki Anda.
Kelima: Sewaktu menggiring, jika lawan menghadang di depan Anda maka umpankanlah bola kepada teman atau lewatilah lawan yang menghadang tersebut. Terdapat banyak teknik untuk melewati lawan, yang pada prinsipnya adalah menjadikan lawan sulit bergerak mengejar bola, mati langkah, salah antisipasi, atau kehilangan keseimbangan. Diantara teknik-teknik tersebut adalah matthews move, menggunting (scissors move), step over, cruyf move, melewatkan di bawah kedua kaki lawan (nutmeg move), berpura-pura mau menendang (fake kick), berputar (spin move), mencungkil bola (sombrero move) dan elastico move.
Keenam: Anda boleh kehilangan bola asalkan mendapatkan ganti yang pantas untuk itu, seperti tendangan pojok, tendangan bebas, lemparan kedalam, atau bahkan tendangan penalti.
Ketujuh: Menggiring bisa dilakukan ke arah mana saja, termasuk ke arah belakang jika dianggap perlu, misalnya untuk mencari dan menciptakan konfigurasi yang lebih baik.
Kedelapan: Jika teman Anda yang sedang menggiring bola berada dalam kesulitan, segeralah datang membantu dengan cara mengambil posisi yang tepat untuk bisa diberi umpan.
Kesembilan: Anda bisa menciptakan ruang bagi teman Anda untuk menerima umpan secara leluasa dengan cara menggiring bola yang Anda kuasai sedemikian sehingga tercipta ruang itu atau dengan memancing lawan mengejar Anda sementara Anda menciptakan ruang bagi teman-teman Anda ketika itu. Namun, ini hanya disarankan jika Anda terampil dalam menggiring.
Kesepuluh: Para pemain yang bisa menggiring paling baik disarankan untuk di tempatkan di sayap, dengan harapan bisa menyibukkan para pemain lawan sehingga tercerabut ke tepi lapangan dan terciptalah ruang yang longgar di tengah lapangan.